Remaja 15 Tahun Diduga Jadi Korban Penganiayaan Oknum Polisi di Gorontalo

Foto Lebam pada korban, remaja berusia 15 tahun.
Foto Lebam pada korban, remaja berusia 15 tahun.
banner 120x600

FOKUSNEWS, ORONTALO – Seorang remaja berusia 15 tahun diduga menjadi korban penganiayaan oknum polisi saat diamankan di salah satu pusat perbelanjaan. Insiden ini terjadi pada Rabu malam (24/9/2025).

Ibu korban, Asri, menuturkan anaknya, J, ikut ajakan teman sebaya berinisial R dan M. Mereka masuk ke supermarket, hingga menimbulkan kecurigaan petugas keamanan.

“Anak saya sebenarnya tidak mau, tapi karena dibujuk akhirnya ikut. Sampai di dalam, security mulai curiga. Anak saya justru mengajak mereka lari. Dua temannya sempat ambil barang, anak saya belum. Tapi anehnya, malah dia yang dipukul,” ucap Asri saat ditemui, Sabtu malam (27/9/2025).

Asri menyebut anaknya sempat kabur ke Jembatan Ipilo. Di lokasi itu, J justru dipukul oleh seorang pria berinisial AL yang disebut Bhabinkamtibmas di jajaran Polres Bone Bolango.

“Di jembatan anak saya langsung dipukul. Setelah itu dibawa balik ke mall, dipisahkan dari saya, lalu diinterogasi. Saya dengar anak saya berteriak kesakitan. Pas keluar, telinganya merah, rahangnya lebam, lehernya bengkak. Sekarang masih panas dan kesakitan,” beber Asri.

Selain aparat, seorang perempuan berinisial Rn juga diduga melakukan kekerasan. Ia menampar dan mencubit korban di hadapan petugas keamanan mall.

“Kasihan, anak saya baru 15 tahun. Seharusnya dibina, bukan dipukul. Jangan karena kami orang susah, lalu anak saya diperlakukan seperti ini,” tegas Asri.

Sementara itu Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro, saat dikonfirmasi pada Minggu (28/9/2025), menyatakan kasus ini sudah ditangani Propam Polres.

“Walaikumsalam. Mohon waktu, untuk perkara sudah ditangani oleh Propam Polres,” tandasnya.