Daerah  

Gorontalo Half Marathon 2025 Tawarkan Hadiah Rp200 Juta dan Door Prize Menarik

Ketua Panitia Gorontalo Half Marathon 2025, Danial Ibrahim Foto Bersama Dengan Komunitas Pelari di Gorontalo. Dokumen (Alkap Prayoga/Fokusnews.co.id) Jum'at (12/9/25)
Ketua Panitia Gorontalo Half Marathon 2025, Danial Ibrahim Foto Bersama Dengan Komunitas Pelari di Gorontalo. Dokumen (Alkap Prayoga/Fokusnews.co.id) Jum'at (12/9/25)

FOKUSNEWS.CO.ID – Antusiasme terhadap Gorontalo Half Marathon 2025 terus meningkat. Lomba lari yang dijadwalkan 7 Desember 2025 ini kini memasuki tahap pematangan teknis. Rapat koordinasi bersama komunitas pelari Gorontalo berlangsung di Aula Dispora, menghadirkan 18 komunitas untuk membahas detail pacer, marshal, hingga tim pendukung, Jumat (12/9/2025)

Ketua Panitia GHM 2025 sekaligus Kadispora Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, menjelaskan bahwa setiap komunitas mendapat kuota satu pacer, sementara lainnya dibuka seleksi.

“Pacer yang terpilih minimal pernah mengikuti half marathon atau marathon. Mereka juga wajib melampirkan surat keterangan sehat dari dokter, karena pacer akan memandu ribuan peserta di tiga kategori, 5K, 10K, dan 21K,” jelas Danial

Total kebutuhan pacer mencapai 39 orang, terdiri dari 13 sub dengan masing-masing tiga orang. Panitia juga menyiapkan 30 marshal dinamis menggunakan sepeda, 120 marshal statis, dan tim pendukung di titik-titik penting seperti water station, pos medis, dan persimpangan jalan.

Data per 12 September 2025 mencatat lebih dari 2.600 peserta terdaftar. Panitia optimistis angka ini meningkat hingga 5.000 pelari, dengan kuota 3.250 untuk 5K, 1.000 untuk 10K, dan 750 untuk half marathon 21K.

“Untuk kategori 21K, peserta yang berhasil finis akan mendapat jaket khusus sebagai pengganti jersey. Kami juga sudah memesan medali dan jersey berkualitas yang setara dengan Jakarta International Marathon,” tambahnya.

Tak hanya medali, hadiah Rp200 juta disiapkan , sementara seluruh peserta berkesempatan mendapat door prize melalui undian nomor dada. Chip timing system juga dipasang di tiga titik agar perlombaan berlangsung akurat dan transparan

Berbeda dengan tahun sebelumnya, rute kali ini seluruhnya berada di dalam Kota Gorontalo.

“Kalau tahun lalu sampai Bone Bolango, kali ini semua kategori 5K, 10K, dan 21K berada dalam kota. Untuk keamanan, kami segera audiensi dengan Polda dan Polres,” tegas Danial.

Panitia juga membuka akses bagi calon peserta yang kesulitan mendaftar daring.

“Peserta bisa datang langsung ke sekretariat panitia, yang kemudian akan membantu mengakses pendaftaran melalui sistem daring. Kami siapkan pacer, marshal, tim pendukung, bahkan tim hore agar lomba berjalan lancar, sukses, dan peserta merasa nyaman serta aman,” pungkasnya.

Menariknya, Danial menyebut ke depan Gorontalo berpeluang menggelar marathon penuh.

“Insya Allah tahun depan kami mencoba bukan lagi half marathon, tapi sudah marathon. Namun tentu dilihat dulu dari jumlah peserta. Kalau bisa mencapai 5.000 peserta, kami pertimbangkan untuk ditambah,” jelasnya.