“Waktu itu Pak Darwis benar-benar angkat derajat petani. Jagung jadi tumpuan ekonomi Boalemo,” kata Husdi Adam, salah satu warga yang menonton pembongkaran tersebut.
Boalemo memang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil jagung terbesar di Provinsi Gorontalo.
Pada 2018, kontribusinya terhadap produksi jagung provinsi mencapai lebih dari 50 persen.

Sebagian warga justru menyambut baik rencana pembangunan videotron karena dinilai lebih informatif dan sesuai perkembangan zaman.
“Kalau videotron bisa menampilkan informasi penting, kegiatan masyarakat, atau sejarah Boalemo, itu bagus,Tapi jangan lupakan akar kita. Kalau bisa, tetap ada unsur jagungnya, walau cuma di desain digital ” kata Aldi, seorang mahasiswa asal Boalemo.
Sampai saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pemerintah soal bentuk atau desain videotron pengganti.
Namun proses pembongkaran terus berlanjut sejak pagi tadi.
Tugu Jagung mungkin telah tiada, tapi perdebatan tentang simbol dan identitas daerah kini kembali mencuat di tengah masyarakat.
Penulis: Alkaf Prayoga Editor : Mirnawati Ahaya













