“Kalau gubernur berhalangan hadir, ada bupati. Kalau bupati tak bisa, ada camat. Kalau camat berhalangan, pasti kepala desa ada untuk masyarakatnya,” ujarnya.
Meski tengah dalam situasi efisiensi, bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi warga dan memperkuat ketahanan pangan rumah tangga.
Adapun distribusi bantuan di empat kecamatan yaitu, Kecamatan Anggrek, 111 KPM dari 13 desa, Kecamatan Biau, 41 KPM dari 5 desa, Kecamatan Tolinggula, 53 KPM dari 6 desa, Kecamatan Monano, 45 KPM dari 10 desa.
Pemerintah berharap distribusi BLP3G ini akan terus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat serta memperkuat fondasi kepercayaan antara pemerintah dan rakyat di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.(Kom)
Editor : Alkaf Prayoga













