Fokusnews.co.id – Gubernur Gusnar Ismail menguji kelayakan tiga pejabat tinggi untuk mengisi posisi penting di perusahaan milik daerah. Wawancara langsung di Rumah Jabatan Gubernur ini menjadi penentu siapa yang akan lolos ke tahapan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Jumat (16/1/2026).
Pemerintah Provinsi Gorontalo menyaring Budiyanto Sidiki, Aryanto Husain, dan Danial Ibrahim sebagai kandidat terkuat dalam seleksi terbatas ini. Syahrul M. Biki selaku Kepala Biro Ekonomi Pembangunan mendampingi langsung Gubernur bersama Sekda Sofian Ibrahim untuk membedah visi para Calon Komisaris BUMD Gorontalo.
Syahrul mengungkapkan bahwa ketatnya kriteria usia dan masa jabatan membuat hanya tiga orang yang memenuhi syarat administratif awal.
“Dari awal memang hanya diikuti oleh tiga orang, karena kami melakukan seleksi awal berdasarkan usia, masa jabatan, dan pengalaman agar tidak berbenturan dengan masa pensiun,”
Skema seleksi ini memang khusus menyasar pejabat struktural di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tanpa melibatkan pihak eksternal. Syahrul memastikan proses tetap berjalan transparan di lingkup internal pemerintah.
“Karena memang komisaris BUMD ini diambil dari pejabat struktural di provinsi, bukan dari luar. Makanya dia secara terbuka, tapi terbuka di lingkungan OPD saja. Bukan dibuka secara umum,”
Hasil tes akademik, psikotes, hingga makalah kini berada di meja Gubernur sebagai bahan pertimbangan utama. Satu orang terpilih nantinya akan memegang mandat sebagai Calon Komisaris BUMD Gorontalo terpilih dengan sisa masa jabatan dua tahun. Gubernur Gusnar memiliki kuasa penuh atas hasil akhir dari proses penjaringan ini.
“Keputusan akhir sepenuhnya menjadi hak prerogatif gubernur sebagai pemegang saham tertinggi BUMD, berdasarkan hasil UKK dan wawancara,”













