Hari Pramuka Ke-64 Gorontalo Ajak Lawan Terorisme Digital

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat menjadi Pembina Upacara Hari Pramuka, Dewan Ambalan Syuaib Hemu – Nyi Ajeng Serang Gudep 08/001/002 Pangkalan SMA Negeri 1 Tibawa. (Foto – Humas Diskominfotik).
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat menjadi Pembina Upacara Hari Pramuka, Dewan Ambalan Syuaib Hemu – Nyi Ajeng Serang Gudep 08/001/002 Pangkalan SMA Negeri 1 Tibawa. (Foto – Humas Diskominfotik).

FOKUSNEWS, KAB.GORONTALOPeringatan Hari Pramuka ke-64 di SMA Negeri 1 Tibawa, Kabupaten Gorontalo, menjadi ajang seruan kolaborasi membangun ketahanan bangsa. Kamis (14/8/2025)

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mengatakan, momen ini bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 sehingga menjadi waktu yang tepat untuk mengingat perjuangan pahlawan.

“Tema Hari Pramuka ke-64 tahun ini adalah Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa. Artinya, kita semua, khususnya generasi muda, harus menjaga NKRI dari berbagai ancaman, termasuk terorisme yang kini menyasar melalui media digital,” ujarnya.

Ia mengingatkan potensi radikalisme yang masuk melalui media sosial dan merusak generasi muda. Idah mendorong anggota Pramuka untuk selektif dalam mengonsumsi konten, menjauhi narkoba, menghindari pergaulan bebas, dan memperkuat karakter melalui Tri Satya dan Dasa Darma.

“Pramuka bukan sekadar baris-berbaris atau berkemah, tetapi wadah pembentukan karakter. Nilai seperti cinta alam, kasih sayang sesama manusia, dan suci dalam pikiran, perkataan, serta perbuatan harus benar-benar dihayati,” jelasnya.

Idah memberikan apresiasi kepada SMA Negeri 1 Tibawa dan seluruh pembina yang menyukseskan kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo, saya mengucapkan Selamat Hari Pramuka ke-64 dan Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo Rusli Nusi, kepala sekolah, guru, dan siswa menghadiri acara tersebut.