Kapolres Boalemo Dilaporkan! Ungkap Dugaan Kekerasan, Pungli, dan Ancaman Pembunuhan

Saat ditanya soal keterkaitan Tim Joker dengan institusi kepolisian, Rahman menjelaskan bahwa kelompok ini terdiri dari beberapa oknum yang terorganisir dan bekerja sistematis meminta setoran dari pelaku tambang.

 “Mereka membawa nama besar Kapolda, bahkan ada yang mengaku sebagai keluarga, meski tidak terbukti secara langsung,” tuturnya.

Rahman menegaskan bahwa pihaknya telah mengantongi bukti-bukti lengkap, termasuk nama-nama oknum yang diduga terlibat dalam praktik pemerasan dan intimidasi tersebut. “Kami punya data lengkap. Ada oknum Kasubdit Intel Polda, dan Krimsus yang kami sudah identifikasi,” katanya.

Dalam pernyataan penutupnya, Rahman menekankan bahwa tindakan intimidatif dan pelanggaran prosedur hukum yang dilakukan oleh aparat kepolisian harus ditindak secara tegas.

 “Kami tidak akan berhenti sampai kasus ini tuntas. Ini bukan hanya soal tambang, tapi soal harga diri dan keadilan,” tutupnya.

Rahman Sahi., SH., MH (Kiri) Martin Basaur (Kanan ) (Foto : Alkaf Prayoga/Fokusnews.co.id)

 

Kapolres Bantah: “Hanya Tegas, Tak Kasar”

Menanggapi laporan tersebut, AKBP Sigit Rahayudi memberikan bantahan. Menurutnya, tidak ada tindakan kekerasan maupun kata-kata kasar yang dilakukan.

“Saya hanya membesarkan suara karena marah. Tidak ada menghardik atau menendang. Silakan cek video rekamannya,” jelasnya.

Meski demikian, Sigit mengaku terbuka terhadap proses evaluasi internal dan menyampaikan permohonan maaf jika ada pelayanan yang kurang berkenan.

“Saya siap menjalani klarifikasi dan telah menjadwalkan pertemuan pada Rabu (4/6), pukul 10.00 WITA. Silakan koordinasi dengan Humas Polda Gorontalo,” Tutupnya

Hingga berita ini dirampungkan, redaksi Fokusnews.co.id  masih menunggu klarifikasi resmi dari Polda Gorontalo terkait dugaan eksistensi “Tim Joker” serta praktik pungli dalam operasi penertiban tambang rakyat. Jika benar adanya, maka ini bukan sekadar pelanggaran etik tapi, indikasi kanker dalam tubuh institusi yang harus dibongkar hingga ke akar.


Penulis : Alkaf Prayoga
Editor  : Mirnawaty Ahaya