FOKUSNEWS.CO.ID,POHUWATO — Ada kehangatan yang terasa ketika keluarga besar kembali dipertemukan. Bukan sekadar berkumpul, Silaturahmi Akbar Keluarga Pateda Looloopo menjadi momentum untuk merajut kembali hubungan kekeluargaan, mempererat persaudaraan, sekaligus menjaga warisan silaturahmi agar tetap hidup hingga generasi mendatang.
Kegiatan yang digagas Mahmud Pateda itu mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menebar Berkah, Memperkuat Persaudaraan, dan Kasih Sayang Tanpa Batas.”
Semangat tersebut semakin ditegaskan melalui moto “Bersatu dalam Kekeluargaan, Berbagi Kebahagiaan dan Menjaga Warisan Silaturahim untuk Generasi Mendatang.”
Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan keluarga seperti ini memiliki arti penting dalam menjaga kedekatan sekaligus menumbuhkan rasa saling memiliki di antara anggota keluarga.
“Saya sangat mengapresiasi pertemuan silaturahmi ini. Ini bukan hanya soal berkumpul, tetapi bagaimana kita menjaga hubungan kekeluargaan, saling mengenal dan terus membangun komunikasi antarsesama keluarga,” ujar Beni.
Ia berharap tradisi tersebut dapat terus dipelihara dan menjadi bagian yang diwariskan kepada generasi berikutnya. Sebab, menurutnya, jarak, kesibukan, maupun perubahan zaman tidak seharusnya menjadi alasan terputusnya hubungan kekeluargaan.
“Kita harus memastikan tradisi silaturahmi ini terus diwariskan kepada generasi berikutnya. Anak-anak kita perlu mengetahui bahwa mereka memiliki keluarga besar yang harus dijaga, dirawat dan saling menguatkan,” tambahnya.
Senada dengan itu, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, mengaku merasa terhormat mendapat kesempatan untuk hadir dalam kegiatan tersebut.
“Ini bagi saya sebuah kehormatan diundang di kegiatan ini. Saya melihat kegiatan seperti ini sangat positif karena mempertemukan keluarga dalam suasana kebersamaan sekaligus mengingatkan kita akan pentingnya menjaga tali silaturahmi,” kata Saipul.
Menurut Saipul, silaturahmi hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih jauh, pertemuan seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian, memperkuat kebersamaan, serta menghadirkan rasa saling memiliki di tengah keluarga besar.
“Yang kita harapkan adalah kebersamaan ini terus terjaga. Jangan sampai generasi ke generasi berikutnya kehilangan hubungan karena kesibukan dan perkembangan zaman. Justru kegiatan seperti inilah yang menjadi jembatan untuk menjaga persaudaraan tetap kuat,” ungkapnya.
Silaturahmi Akbar Keluarga Pateda Looloopo akhirnya menjadi lebih dari sekadar sebuah pertemuan. Di dalamnya terdapat pesan tentang pentingnya menjaga akar keluarga, mengenalkan generasi muda kepada keluarga besarnya, serta merawat nilai-nilai kasih sayang dan kepedulian.
Sebab, warisan terbesar sebuah keluarga bukan hanya nama yang diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, melainkan persaudaraan yang tetap terjaga, kasih sayang yang terus tumbuh, dan tradisi saling peduli yang tidak pernah putus.













