Tanpa Tambang dan Lahan Pertanian, Investasi Jadi Tumpuan Kota Gorontalo

Wawancara Ketua DPRD Kota Gorontalo Pasca Rapat Banggar. Foto : (Alkaf/Fokusnews)

Lebih jauh, Irwan juga menyoroti tingginya angka lulusan perguruan tinggi yang belum terserap ke dunia kerja. Menurutnya, keberadaan investor akan secara langsung membuka peluang kerja dan menekan angka pengangguran.

“Sekarang itu yang diluluskan oleh para kampus itu ribuan, sementara mereka entah mau kerja di mana, mau didistribusikan ke mana. Maka hal yang paling utama bagaimana mereka supaya mendapatkan sebuah pekerjaan. Maka harus ada investasi yang hidup di Kota Gorontalo,” tegasnya.

DPRD memastikan bahwa pembahasan regulasi ini telah rampung. Saat ini, pemerintah kota menunggu fasilitasi dari pemerintah provinsi terhadap dokumen Ranperda sebelum mereka mengesahkannya dalam rapat paripurna.

“Dan hari ini sudah selesai pembahasannya. Kurang kita memparipurnakan apabila sudah dari provinsi, maka sudah menjadi sebuah rancangan peraturan daerah yang menjadi sebuah badan hukum yang bisa dilaksanakan oleh pemerintah, untuk apa? Untuk memudahkan investasi masuk ke Kota Gorontalo,” tutupnya.

Pemerintah berharap regulasi baru yang segera diberlakukan ini akan menjadikan Kota Gorontalo sebagai magnet baru investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan ekonomi, dan memperkuat struktur fiskal daerah secara berkelanjutan.


Penulis: Alkaf Prayoga
Editor : Bachrudin Una