FOKUSNEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Tenaga Kerja resmi membuka Program Pemagangan Dalam Negeri Tahun 2025 di Aula Dulohupa Kantor Bahasa. Sekretaris Daerah Sofian Ibrahim memimpin pembukaan acara ini, Kamis (7/8/2025)
Dalam sambutannya, Sofian menyebut pertumbuhan ekonomi triwulan I mencapai 6,07 persen, tetapi belum cukup menekan angka pengangguran. Ia menilai pemagangan menjadi strategi penting membangun keterampilan kerja.
“Kita Provinsi Gorontalo sangat butuh pemagangan seperti ini, baik dalam negeri maupun luar negeri. Inilah upaya pemerintah dalam mendorong anak-anak kita yang sedang atau mencari kerja untuk bisa mendapatkan keterampilan,” jelasnya.
Sektor pertanian masih menyerap 30 persen tenaga kerja, sementara sektor pertambangan baru berkontribusi satu persen. Namun, pemerintah berharap peningkatan investasi mendorong pertumbuhan tenaga kerja di sektor tersebut.
“Sektor pertambangan masih sedikit memberikan kontribusi penyerapan tenaga kerja. Mudah-mudahan dari Pani gold, kemudian dengan beberapa perusahaan yang bergerak di pertambangan nanti akan mendorong sebanyak-banyaknya penyerapan tenaga kerja di sektor pertambangan,” tambahnya.
Kepala Dinas Nakertrans Wardoyo Pongoliu melaporkan 100 peserta dari 996 pendaftar berhasil lolos. Program ini akan berlangsung di 26 perusahaan. Wardoyo menyampaikan bahwa seleksi dilakukan langsung oleh pihak perusahaan.
“Kami mohon maaf karena keterbatasan fiskal, tahun ini bantuan untuk biaya transport kepada peserta ditiadakan. Tapi ternyata ini tidak mengurangi minat peserta, terbukti hampir seribu atau 963 orang yang mendaftar dan 100 orang yang lolos ini menunjukkan keinginan yang kuat untuk mulai merambah dunia kerja,” pungkasnya.













