“Dengan semangat kebersamaan, Aisyiyah tidak akan pernah mundur, justru semakin maju dan menjadi ormas keagamaan perempuan yang terdepan,” tuturnya
Lebih lanjut, Ketua PWA Gorontalo ini menegaskan, pentingnya sinergi dan kolaborasi antar majelis dan lembaga dalam gerakan Aisyiyah, sebagaimana prinsip ta’awun (tolong menolong) dalam Al-Qur’an.
“Dalam Surah Al-Maidah Ayat 2, disebutkan tentang pentingnya tolong-menolong dalam kebaikan dan taqwa. Prinsip ini menjadi landasan gerakan Aisyiyah untuk terus bergerak bersama demi kemaslahatan umat dan bangsa,” jelasnya.
Mengangkat isu ketahanan pangan, Ketua PWA Gorontalo juga menyentil pentingnya kontribusi perempuan dalam pelestarian lingkungan dan kemandirian pangan berbasis lokal.

“Perempuan memiliki peran penting dalam pelestarian lingkungan dan kedaulatan pangan. Melalui pendekatan Qaryah Thayyibah, Aisyiyah ingin mendorong masyarakat desa untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan,” pungkas Nikma.
Milad ini menjadi momen penting untuk mempertegas arah gerakan dakwah Aisyiyah ke depan yakni, dakwah kemanusiaan semesta.
Dari bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, hingga ekonomi. Aisyiyah terus berkomitmen menghadirkan solusi nyata untuk keadilan sosial dan pembangunan bangsa yang inklusif.
Penulis : Alkaf Prayoga Editor : Mirnawati Ahaya













