Kadispora Pimpin Monitoring Strategis di Asrama SPOBDA

Kadispora Provinsi Gorontalo, Monitoring Atlet Cabang olahraga binaan Dispora Provinsi Gorontalo
Kadispora Provinsi Gorontalo, Monitoring Atlet Cabang olahraga binaan Dispora Provinsi Gorontalo

FOKUSNEWS, KOTA GORONTALO – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, langsung memantau kondisi di Asrama Sentra Pembinaan Olahraga Berbakat Daerah (SPOBDA). Kunjungan ini bertujuan memastikan program pembinaan atlet berjalan sesuai standar, Selasa (26/8/25)

SPOBDA saat ini membina 8 cabang olahraga pendidikan. Cabang-cabang itu meliputi atletik, karate, taekwondo, pencak silat, sepak takraw, anggar, tenis meja, dan renang. Danial Ibrahim mengatakan para pengelola menerapkan pola pembinaan berjenjang. Mereka juga mengedepankan pendekatan sport science, nutrisi, pemulihan, dan pola pembinaan asrama.

Danial Ibrahim menyatakan monitoring ini penting. Tujuannya agar pembinaan atlet berlangsung disiplin dan efektif.

“Monitoring ini penting agar pembinaan atlet berlangsung disiplin dan efektif. Target kita bukan hanya medali, tetapi juga pembentukan karakter unggul dan prestasi yang berkelanjutan,” ujar Danial Ibrahim, Kadispora Provinsi Gorontalo.

Langkah ini merupakan implementasi Asta Cita ke-4 Presiden RI. Aksi ini juga menjadi tindak lanjut Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Desain Olahraga Daerah (DOD) yang Gusnar Ismail, Gubernur Gorontalo, telah tetapkan.

Seluruh program SPOBDA berjalan dalam kerangka olahraga pendidikan sesuai dengan UU Nomor 11 Tahun 2022 dan UU Nomor 40 Tahun 2009. Regulasi ini menegaskan bahwa olahraga pendidikan merupakan wahana pengembangan potensi individu.

“Dengan DOD sebagai peta jalan, SPOBDA menjadi lokomotif pembinaan olahraga Gorontalo. Dampaknya kita arahkan langsung untuk mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) dan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP),” tambah Danial.

Danial juga menegaskan Dispora berkomitmen berkolaborasi. Mereka akan bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota, KONI, induk cabang olahraga, perguruan tinggi, dan orang tua atlet. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat pembinaan olahraga Gorontalo secara berkesinambungan.