FOKUSNEWS – Ketua Panitia Gorontalo Half Marathon (GHM) 2025, Danial Ibrahim, meminta maaf secara terbuka kepada Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, akibat desain medali yang hanya mencantumkan nama Gubernur. Pernyataan maaf ini ia sampaikan pada 20 November 2025.
Danial menegaskan bahwa keputusan desain tersebut murni merupakan inisiatif internal panitia. Ia mengklarifikasi bahwa baik Gubernur maupun Wakil Gubernur sama sekali tidak memberikan arahan maupun mengetahui hal tersebut sebelumnya.
“Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada Ibu Wakil Gubernur. Ini sepenuhnya keputusan teknis panitia,” ujarnya.
Meski menyebut ada preseden serupa di event lari lain, Danial mengakui bahwa panitia kurang memperhitungkan sensitivitas lokal yang dapat memicu penafsiran berbeda di masyarakat.
“Kami memahami bahwa konteks lokal dapat menimbulkan tafsir berbeda. Tidak ada unsur politik atau maksud apa pun yang mengarah pada hubungan Gubernur dan Wakil Gubernur,” tegasnya.
Ia menyatakan komitmen panitia untuk mengevaluasi seluruh prosedur kerja guna mencegah terulangnya kesalahan serupa di masa depan.
“Segala ketidaknyamanan menjadi tanggung jawab kami. Panitia akan memperbaiki prosedur agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari,” tambahnya.
Panitia berharap publik tetap mendukung penuh penyelenggaraan GHM 2025.













