Sugondo Makmur Benahi Tata Kelola Keuangan Setda di Era SOTK Baru

FOKUSNEWS.CO.ID,LIMBOTO — Penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo membawa perubahan pada pola kerja Sekretariat Daerah (Setda), khususnya dalam urusan perencanaan dan pengelolaan keuangan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menegaskan seluruh proses tersebut harus dibangun dalam satu mekanisme yang terintegrasi. Koordinasi antarbagian dinilai menjadi kunci agar perencanaan program, pengelolaan anggaran hingga pelaporan dapat berjalan lebih tertib.

Hal itu disampaikan Sugondo saat memimpin rapat pembahasan prosedur teknis perencanaan, pengelolaan keuangan, dan pelaporan di lingkungan Setda Kabupaten Gorontalo, Kamis (27/8/2026), di Ruang Dulohupa Kantor Bupati Gorontalo.

Rapat tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut penerapan tugas dan fungsi perangkat daerah berdasarkan peraturan kepala daerah mengenai SOTK yang baru.

Sugondo menjelaskan, perubahan struktur organisasi harus diikuti dengan penataan mekanisme kerja. Karena itu, masing-masing bagian di lingkungan Setda tidak lagi menyusun perencanaan secara terpisah, melainkan berkontribusi melalui penyediaan data yang kemudian dihimpun dan diselaraskan oleh Bagian Perencanaan.

Menurutnya, Bagian Perencanaan memiliki posisi penting sebagai pengelola utama dalam penyusunan dokumen perencanaan Setda. Sementara bagian-bagian lainnya bertugas menyiapkan serta memasukkan data awal yang dibutuhkan.

“Hadirnya Bagian Perencanaan dan Keuangan bertujuan untuk mempertegas tata kelola perencanaan hingga mekanisme penagihan dan pertanggungjawaban keuangan,” ujar Sugondo.

Ia menyebut, penataan tersebut mencakup berbagai kebutuhan keuangan rutin, seperti pembayaran gaji, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), honorarium, hingga pembiayaan kegiatan pengadaan barang dan jasa.

Sugondo juga meminta agar proses pertanggungjawaban anggaran dibedakan secara jelas antara belanja rutin dan kegiatan non-rutin. Langkah ini diperlukan untuk memastikan setiap penggunaan anggaran memiliki mekanisme yang transparan dan mudah ditelusuri.

Selain mekanisme anggaran, penataan sumber daya manusia di Bagian Perencanaan dan Keuangan turut menjadi perhatian. Personel internal yang telah memiliki pemahaman mengenai sistem pengelolaan keuangan daerah akan diarahkan untuk mendukung pelaksanaan tugas pada bagian tersebut.

Pembahasan rapat tidak hanya berkaitan dengan administrasi keuangan. Penataan ruang kerja di gedung Setda juga menjadi agenda untuk memastikan fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal guna menunjang produktivitas aparatur sipil negara.

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Asisten Administrasi Umum, para kepala bagian, serta pejabat fungsional di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Gorontalo.

Melalui penerapan SOTK baru, Pemkab Gorontalo mendorong pola kerja Setda yang lebih terkoordinasi. Integrasi perencanaan, pengelolaan anggaran, dan pelaporan diharapkan dapat memperkuat transparansi, akuntabilitas, sekaligus efisiensi dalam mendukung pelaksanaan program pemerintahan daerah.