Pemuda Gorontalo Didorong Kuasai AI untuk Taklukkan Disrupsi Pekerjaan

Kegiatan Seminar Nasional Kebangsaan yang diselenggarakan oleh KNPI. Foto : (Rival/Fokusnews)

FOCUSNEWS, GORONTALO – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kembali mengajak generasi muda Gorontalo membaca pola perubahan zaman, dalam Seminar Nasional Kebangsaan , Next Gen Business “Saatnya Pemuda Jadi Penggerak Ekonomi Nasional”, yang berlangsung di Universitas Negeri Gorontalo.

Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Ryano Panjaitan, memberi pesan kuat soal disrupsi teknologi dan pergeseran tenaga kerja. Saat memulai sambutannya, Ryano tidak segan-segan memotret perubahan pola kerja yang tengah berlangsung.

“Hari ini eranya job destruction. Semuanya sudah menggunakan mesin. Gak ada lagi itu yang namanya staff kasir, admi, data entry, untuk bikin riset, gak ada lagi ke depan. Dengan hadirnya teknologi hari ini, bahkan data science ini  menggunakan AI,” ujar Ryano

Ia juga menjabarkan bahwa teknologi kecerdasan buatan membawa perubahan pola kerja yang eksponensial dan memaksa setiap orang untuk segera beradaptasi.

Science itu perkembangannya  hari ini ratusan kali lipat, jadi tidak lagi linear, eksponensial, kurva berubah. Bahkan konsultan sekalipun ke depan kemungkinan besar akan banyak terganti dengan AI,” ujarnya.

Namun, bukan soal teknologi semata, Ryano juga menekankan bahwa kunci keberhasilan berada di tangan manusia yang siap memanfaatkan teknologi dengan bijak.

“Manusia dengan AI akan mereplace manusia tanpa AI.  Jadi manusia yang menggunakan bantuan AI itulah yang akan menggantikan manusia tanpa bantuan AI. Kawan-kawan sekalian, dari sekarang gunakan tools-tools digital AI dan lain sebagainya itu untuk mempermudah kita,” ucap Ryano memberi semangat.

Di akhir sambutannya, Ryano menekankan bahwa teknologi bukan satu-satunya penentu kesuksesan. Ada nilai lain yang harus terus diasah oleh generasi muda.

“Yang pertama adalah kemampuan, kemampuan skill, kemampuan manfaat, kemampuan hard skill. Yang kedua social interaction. Apa itu? Jaringan. Dengan dua ini, sangat mudah untuk meraih kesuksesan,” tutupnya.

Berbagai perwakilan civitas akademika dan KNPI daerah hadir dalam acara ini, termasuk Wakil Rektor II UNG dan Ketua DPD I KNPI Gorontalo. Mereka sepakat teknologi, kerja keras, dan kemampuan menjalin jejaring adalah kunci bagi generasi mendatang menghadapi era disrupsi kerja.


Penulis : Rival
Editor  : BK.Una